PUISI KETIKA CINTA BERTASBIH:
puisi pertama:
cinta adalah kekuatan
yang mampu mengubah duri menjadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah sedih jadi riang
menukar amarah jadi ramah
menukar musibah jadi muhibbah
itulah cinta
puisi kedua:
sekalipun cinta telah ku huraikan
dan ku jelaskan panjang lebar
namun jika cinta didatangi
aku jadi malu pada keteranganku sendiri
meskipun lidah ku telah mampu menghuraikan
namun,tanpa lidah cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta
dalam menguraikan cinta
akal terbaring tak berdaya
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan
No comments:
Post a Comment